18319
Ketika memiliki waktu lebih dari 30 menit bersama tanpa pihak lain bahkan keluarga... aku... bisa melepas tawa.. melepas canda gurauan yang menurutku garing... sebenarnya hanya alibi belaka sih, untuk menutupi betapa berdebarnya saya waktu itu denganmu...
.
masih saya ingat.. saat itu kamu memakai kaos polo abu2 dengan jaket hijau army.. dan saya dengan santainya memakai kaos hitam dan celana hijau daun... ntah kenapa rasanya meminta bantuanmu saat itu adalah hal paling ku nanti dan kuyakini akan terjadi... dan yaaa benar... rasanya tuhan memberi kita kesempatan untuk bisa saling berbicara banyak hal..
.
masih ku ingat di jalan tikungan itu... hawa subuh masih terasa sangat dingin tpi kita tk mghiraukannya.. dan tetap melnjutkan prjlnn... rambut pnjgmu mmbuatku sedikit bgung... ntah harus bhgia krna trsadar aku bisa mnjadi seseorg yg kmu antar tepat d blkg punggungmu... atau harus brsedih.. karena mataku trluka dengan rambutmu yg terkena angin saat itu... rasanyaaa... tangab ini ingin sekali memegang erat jaket depat saat itu.. tapi ku berjaga dan menhaan diri... dan pada akhirnya aku memutuskan untuk memegang jaket sampingmu saat itu, karena aku memang tak suka dengan angin atau kedinginan yang menyentuh kulitku...
.
sesampainya di sana dan aku mnyelesaikan tujuanku untuk mngmbil obat ayah temanku... aku segera kembali pulang dengannya.. rasanya berbunga bunga dan ntah saat itupun seperti tabda dari tuhan.. bahwa semuanya akan d mulai...
.
Komentar
Posting Komentar